|
⍈ Kampus : Jl. Raya Kalimulya, Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16413 |
| ✰ Telp, Faks, HP, WA, SMS, dsb. (klik disini) |
| Agar mendapat pekerjaan baru atau meningkatkan karir, maka pilihan terbaiknya yaitu meneruskan kuliah di STIE Hidayatullah Depok (silakan klik) |
Perkuliahan Karyawan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah Depok |
Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program reguler maupun Businessman Class Program (Hybrid / Blended), mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Permendikbudristek Nomor 53 Th 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
| | Untuk | Beban Studi (SKS yang ditempuh) | Masa Studi | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 144 - 152 sks | 8 semester | Lulusan D3, Politeknik, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 40 - 46 sks (Bila tidak sebidang ilmu ada Tambahan 2 - 21 sks) | 3 semester | Lulusan D2, S1, D1, Pindahan melanjutkan ke S1 | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks |
Status Mhs, Status Tamatan, Ijazah, Gelar
| Tamatan dan mhs Businessman Class Program (Hybrid / Blended) demikian juga Kuliah Reguler STIE Hidayatullah Depok mendapatkan Gelar, Ijazah, Status, serta Hak yang sama. | | Tamatan P2K STIE Hidayatullah Depok mendapatkan gelar disesuaikan dengan jenjang kuliah serta prodi/bidang ilmunya, serta mendapatkan hak menggunakan gelarnya dan mempunyai hak utk meningkatkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. | | Ijazah dan Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Businessman Class Program (Hybrid / Blended) dan Kuliah Reguler yaitu SAMA. Serta pada Ijazah demikian juga Transkrip tsb, tidak tertulis apakah Tamatan P2K ataukah Tamatan Kelas Reguler. Karena P2K yaitu Kuliah Reguler dgn jadwal perkuliahan dan peserta perkuliahan yang berbeda. |
Sistem Kuliah
| Tamatan Program S1 Businessman Class (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok ditargetkan utk menjadi Sarjana (S1) berdasarkan prodinya, yang bisa meninggikan identitas dirinya dengan pembekalan ilmu, teknologi, dan seni, agar bisa menuntaskan problematik beserta meninggikan ilmu serta pengetahuannya. | | Kompetensi tamatannya di dlm menangani tiap problematik, bisa mengungkap struktur dan inti masalah dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan penanganan jawabannya; mengetahui serta dapat mendayagunakan kegunaan teknologi informasi; bisa mendayagunakan ilmu; cakap dan terampil disesuaikan dengan bidang ilmunya; dapat menuntaskan problematik secara logika, mendayagunakan data/informasi yang disediakan; bisa menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; sanggup mandiri dalam berkarir serta berupaya. | | Mhs businessman class (hybrid / blended) yang tidak lulus suatu matakuliah, bisa mengulang di semester atau tahun berikutnya tanpa ditarik biaya tambahan. | | Kompetensi dasar tamatan Program S1 Businessman Class (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok yaitu memperoleh mutu dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis demikian juga moral; bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu serta pengetahuan senantiasa maju serta berkembang; sanggup menelusuri dan memetik informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa senantiasa belajar. | | Tamatan Businessman Class (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok juga dibekali dengan ilmu, etika akademik dan profesi, kesanggupan serta kepiawaian mengelola tim/organisasi secara luas / global pada bidang yang sesuai bidang ilmunya; kesanggupan bekerjasama dalam tim, kesanggupan memahami pengetahuan terhadap etika, kesanggupan memahami ilmu berdasarkan bidang ilmunya, beserta dibekali dengan kesanggupan utk mendayagunakan teknologi informasi serta komunikasi utk kebutuhannya. | | Mhs businessman class (hybrid / blended) yang mendapatkan pekerjaan dengan sistem shift, bisa tetap mengikuti proses perkuliahan dengan baik. Hal ini dikarenakan sistem kuliah diselenggarakan secara kompeten dgn mensinkronkan Businessman Class Program (Hybrid / Blended) dan Kuliah Reguler, oleh sebab itu untuk mhs yang bekerja dengan sistem shift dapat mengikuti perkuliahan di program lainnya dengan tata cara tertentu. | | Tamatan Businessman Class Program (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok mendapatkan kemampuan penguasaan teori yang kuat beserta aplikasinya, serta keahlian profesional dan cara pandang yang luas / global; mempertinggi sikap mental piawai yang berorientasi pd pemecahan problematik mengacu alur berpikir-sistem; sanggup meninggikan kajian-kajian teoritis konsepsional paling mutakhir; mempunyai kesanggupan melakukan bermacam-macam penelitian dasar demikian juga terapan. | | Karena diselenggarakan dgn kompeten, sistem kuliahnya pantas utk karyawan yang sibuk dgn kerjanya demikian juga untuk yang belum bekerja. Di samping kuliah bertatap muka langsung berhadapan dng dosen pengajar, demikian pula mendayagunakan beragam metode efektif melalui tugas perorangan/kelompok yang terarah serta komunikatif, dan diakhiri dengan bimbingan pengerjaan skripsi (S1) / tugas akhir yang terarah, terprogram dan terjadwal agar mhs bisa menuntaskan perkuliahan tepat pada waktunya (sebagaimana masa studinya). | | Utk mhs businessman class (hybrid / blended) yang sudah kerja dibolehkan absen (tidak hadir) di kelas/pelajaran utk beberapa pertemuan, andaikata mhs tsb menerima kewajiban lembur, atau kerja dengan sistem shift, kewajiban kerja ke luar kota/negeri, dgn melalui tata cara tertentu. | | Kurikulumnya mengacu Sistem Kredit Semester, dan mutu kurikulumnya dirancang selain mengacu terhadap kurikulum nasional (kurikulum inti), demikian pula mengacu perkembangan ilmu serta pengetahuan, teknologi, serta seni, serta kepentingan terhadap kuliah utk meningkatkan ke perkuliahan yang lebih tinggi dan profesionalitas dunia karier. | | Tamatan Program S1 Businessman Class (Hybrid / Blended) STIE Hidayatullah Depok juga bisa aktif berperan-serta pada kelompok kerja; sanggup berkomunikasi dgn para pakar pada rumpun keilmuan yang tidak sama dan mendayagunakan bantuan mereka; bisa mendayagunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; sanggup memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta berdasarkan bidang kepandaiannya, bisa mengikuti perkembangan baru di bidang ilmunya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti prodi di tingkat lebih lanjut. |
|
| |
| |